Laman

Rabu, 17 Agustus 2011

SMKN 1 KUBUTAMBAHAN TAMPIL MEMUKAU ISI KEMERDEKAAN DENGAN ATRAKSI SAKA BHAKTI HUSADA




Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66, SMKN 1 Kubutambahan ikut dan berpartisifasi dalam lomba gerak jalan dengan mengirimkan tim putra dan putri  berjumlah masing-masing 17 orang, yang di bina oleh Kadek Budiarsa, S.Pd., dan Gede Satrya, S.Pd., pada hari selasa (9/8). Lomba gerak jalan ini dimulai start dari SD No. 3 Bukti dan berakhir dikantor Camat Kubutambahan, dengan waktu yang  tempuh 90 menit.
Menurut Ketut Antara, S.Pd., sebagai koordinator gerak jalan, mengatakan dihari Kemerdekaan RI ini  kita tanamkan  rasa percaya diri, semangat tinggi, pada putra putri kami, baik yang mengikuti lomba maupun yang tidak sama sekali, dengan persiapan latihan 3 minggu sudah cukup untuk siswa-siswi, dan mampu mencapai garis finish tanpa kenal lelah. Disamping itu juga kami juga mengikuti beberapa perlombaan, yang diadakan di tingkat kecamatan, yaitu lomba sepak bola putra dalam rangka turnamen HUT Proklamasi RI ke-66, yang diadakan pada tanggal 14 Agustus 2011, dengan memulai pertandingan berhadapan dengan wakil dari pemuda desa Kubutambahan.
Untuk lomba gerak jalan yang diadakan di Kabupaten Buleleng,  SMKN 1 Kubutambahan mengirimkan 2 tim putra-putri, yang dimulai  start dari lapangan Buana Parta dengan menempuh jarak 17 kilometer dan kembali lagi berakhir finish di lapangan Buana Patra, menurut Antara, tim ini berbeda dengan yang di tingkat  kecamatan karena kami membuat 4 tim, 2 untuk kecamatan dan 2 untuk tim di kabupaten.
Pada kesempatan lain Kepala Sekolah SMKN 1 Kubutambahan, Gede Sukanaya, S.Pd, M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah kami,  telah mengadakan penandatanganan  MOU di Jakarta dengan Direktorat Pembinaan SMK Jakarta, dan berangkat dari tanggal 1-5 Agustus 2011, dari hasil MOU tersebut  SMKN 1 Kubutambahan memperoleh bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 2 ruang, pembangunan 2 ruangan ini mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera dilaksanakan  secara Swakelola.
         Di kesempatan yang lain SMKN 1 Kubutambahan dipercaya tampil dalam Atraksi Saka Bhakti Husada selama 5 menit, dengan jumlah peserta,  40 orang (20 orang putri dan 20 orang putra), dan juga melibatkan tim Dinas Kesehatan kabupaten Buleleng, yaitu Puskesmas Kubutambahan I, dengan tema : DHF (Penanggulangan Demam Berdarah), atraksi ini dilakukan berbaur dengan Saka-saka Pramuka yang lainnya  dalam rangka HUT Pramuka di Kabupaten Buleleng,  pada tanggal 14 Agustus 2011, yang diadakan di lapangan Ngurah Rai (Taman Kota) Singaraja. Patut diancungi jempol ditahun-tahun sebelumnya  Dinas Kesehatan Buleleng selalu menunjuk  perguruan tinggi, namun untuk tahun ini, kamilah yang dipercayakan, untuk mengadakan Atraksi Saka Bhakti Husada, menurut Sukanaya dengan bangga. (win)

SMK NEGERI 2 SERIRIT, GALI POTENSI SISWA IKUTI LOMBA KIR TINGKAT PROVINSI


SMK Negeri 2 Seririt memang baru berusia 4 tahun pada 3 Mei 2011, walaupun diusia yang masih boleh dikatakan balita, namun tak berarti menyurutkan untuk tetap optimis dalam setiap perlombaan. Drs. Nyoman Tengah selaku kepala sekolah selalu mendorong siswanya untuk mengikuti perlombaan.
Waka Kesiswaan Made Manon Sutamara, S.Pd., M.Pd. yang mendampingi kepala sekolah ketika ditemui di kantornya (5/8), mengatakan “kami selalu memberikan pengalamanan lomba kepada siswa”, semua ini kami lakukan agar mental siswa kami tertempa dan pada nantinya menjadi yang terbaik. Tekad seluruh warga sekolah untuk maju memang tidak isapan jempol, baru-baru ini prestasi yang membanggakan  sekolah dan kabupaten Buleleng dalam ajang perlombaan Matematika meraih juara 1 seBali.
       Lebih jauh Nyoman Tengah mengatakan dalam waktu dekat ini (10 s/d 14 agustus 2011) siswanya atas nama  Ni Komang Juni Andani, Gede Aditya Pramana, dan I Gede Suastika mewakili sekolah ke Provinsi Bali dalam ajang lomba Karya Tulis Remaja tingkat SMA/SMK se Bali yang diadakan di Hotel Batu Karu Ubung Denpasar. Kami hanya dapat memberi motivasi dan memfasilitasi agar mereka mendapat pengalaman lomba, sehingga pada nantinya harapan kami  mereka juga mampu memberikan yang terbaik, ungkap Nyoman Tengah. (sar/red)

HUT ke 51 SMK NEGERI 2 SINGARAJA diRAYAKAN SECARA SEDERHANA TOREHKAN PRESTASI, CANANGKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008

         Puncak HUT ke 51 SMKN 2 Singaraja (1/8) dirayakan secara sederhana namun penuh makna. Puncak HUT yang diawali dengan upacara bendera yang dihadiri oleh seluruh pimpinan, guru, ketua komite, dan seluruh siswa ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah Drs. I Made Darwis Wibawa, MM., dan diserahkan kepada salah seorang guru yaitu Dra. Ni Komang Surtini, yang kebetulan pada bulan Agustus ini memasuki masa pensiun. Selain apel bendera dan pemotongan tumpeng puncak HUT juga dilakukan MOU dengan Tabloid pendidikan Indonesia dalam penulisan jurnalistik dan pencitraan publik.
Ketua Panitia Dra. Fatwindarni yang juga merupakan Waka Humas mengatakan, serangkaian HUT digelar berbagai kegiatan yaitu dimulai dengan jalan santai di pagi hari tanggal 29 Juli 2011 dan dilanjutkan dengan donor darah. Pada tanggal 30 Juli diadakan lomba band dan karaoke antar kelas, sedangkan pada tanggal 1 Agustus adalah puncak acara HUT.         
Kepala SMKN 2 Singaraja, Drs. Made Darwis Wibawa, MM., mengatakan HUT tahun ini merupakan “mementum bagi sekolah dalam pencanangan sistem manajemen mutu” ISO 9001:2008, karena dengan sistem manajemen mutu maka kebutuhan industri kerja dapat diselaraskan dengan siswa yang akan lulus dari SMK dan siap memasuki dunia industri, karena didalam dunia industri dibutuhkan penerapan manajemen yang berkelanjutan untuk menambah hasil produktifitas yang baik, ungkap Darwis penuh semangat.
                SMKN 2 Singaraja walaupun terletak dipinggiran kota Singaraja namun prestasi anak-anak kami sudah dapat membanggakan sekolah dan mengharumkan Kabupaten Buleleng ke tingkat Nasional ungkap Waka Kesiswaan Ida Bagus Widana, S.Pd. Berbagai prestasi yang ditoreskan oleh siswa-siswinya diantaranya: dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi Bali 18 sampai 20 November 2010 lalu mampu mengharumkan nama sekolah sebagai juara 1 tata kecantikan dan sekaligus  menghantarkannya mewakili Bali ke Jakarta.
Sebagai Juara 1 Tata Kecantikan Kulit adalah Kadek Wiwik Antariani, dara manis asal Padang Bulia Sukasada ini mengatakan “sangat bangga atas prestasi yang diraihnya, dan berharap terus dapat berprestasi lagi”. Anak ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Ketut Parta dan Luh Yasmi ini juga mengatakan kiat suksesnya adalah dengan berlatih secara teratur dan motivasi dari sekolah ungkap anak asuhan dari guru pembimbing Anak Agung Oka Santi Suardini, S.Pd.
Prestasi lainnya ditorehkan oleh Agus Very Frengky, yang melenggang ke tingkat Nasional. Mantan Ketua Osis dan Juara Umum Sekolah ini terbang ke Bandung sebagai Duta Bali ini memang punya seabrek prestasi. Sebut saja prestasinya yang paling membanggakan sekolah dan orang tuanya adalah Juara 1 LKS Bela Negara Tingkat Provinsi dan Juara Harapan II Tingkat Nasional. Frengky begitu temannya memanggil, menerapkan manajemen waktu yang cukup ketat untuk membagi waktu belajarnya. Putra pasangan dari Gede Redipta dan Ketut Semadi ini mempunyai cita-cita  sebagai guru. Ditanya kiatnya untuk berprestasi Frengky mengatakan “dengan belajar dan terus belajar” untuk harapan ke depan yang lebih baik, selain itu motivasi dari orang tua dan guru membuatnya penuh semangat dan percaya diri, kata pemuda kelahiran Tegallinggah Buleleng.
Tidak hanya siswa-siswinya yang berprestasi, Luh Suardani, S.Pd., guru yang juga Ketua Program Akomodasi Perhotelan (AP) tidak mau tinggal diam. Ibu dari Gusti Ayu Virgin Setiarini ini pernah mewakili Buleleng dan Bali terbang ke Austria tepatnya di Bad Hofgastein dalam rangka Pendidikan Master Teacher F&B (Food and Beverage) untuk memantapkan pembelajaran dan praktek perhotelan. Suardani yang ramah senyum ini mengatakan menjadi Kaprog AP sejak Januari 2010 dan juga masih mendapat tugas tambahan sebagai bendahara komite sejak tahun 2007.
Sederet prestasi ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun diperoleh dengan kerja keras dan dukungan semua pihak. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komite Agung Adnyana Hartawan, yang ditemui TPI disela-sela lomba band antar kelas. Agung Adnyana mengatakan selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada sekolah dan guru untuk bisa berprestasi.
         Lebih jauh Agung Adnyana mengharapkan peran serta seluruh komponen sekolah untuk bekerja sama dan menyatukan visi terutama guru, untuk menyiapkan betul tentang materi pembelajarannya, karena sebagai sekolah yang mempunyai basis pariwisata agar mengedepankan lulusan yang siap pakai, oleh karena itu kemampuan berkomunikasi bahasa asing adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar. (sar/red)

Selasa, 16 Agustus 2011

Landak Terancam Punah Dalam 15 Tahun

                   Memiliki kulit tajam sebagai pelindung tubuh ternyata tidak menjadi jaminan landak akan bertahan hidup. Menurut zoologist Dr Toni Bunnell, landak akan terancam punah dalam 15 tahun ke depan. Ada beberapa faktor yang mengancam kelangsungan hidup landak, antara lain adalah menurunnya makanan landak seperti ulat bulu dan kumbang. Kedua hewan ini sulit berkembang biak setelah manusia menggunakan pestisida untuk membasmi mereka.
            Selain itu landak juga kerap jadi korban -secara tidak sengaja- ketika manusia tengah memotong rumput. Atau tersangkut di pagar dan tenggelam di kolam buatan ketika tengah mencari makan antara satu kebun ke kebun lainnya. Kasus yang paling sering terjadi adalah landak terinjak kendaraan di jalan.
              Menurut studi yang dilakukan Dr Bunnel dan dikutip dari The Metro, 16 Agustus 2011, sekitar 50 ribu landak menjadi 'korban kecelakaan' per tahunnya. Dia juga mengklaim jika hal-hal di atas membuat kehidupan landak di Inggris menurun sebanyak 25 persen selama 10 tahun terakhir. Untuk bisa menjaga kelestarian landak, Dr Bunnel menyarankan penggunaaan siput dibanding menggunakan pestisida. Selain itu, warga yang memiliki kebun yang kerap disinggahi landak juga diminta untuk menyediakan makan dan minum untuk hewan berduri tersebut. (net/wik).

Perayaah HUT-53 SMP N 1 Singaraja We are the champions and we are the best “Raih Cita-cita untuk Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter”



Keluarga besar SMPN 1 (Spensa) Singaraja, Senin (8/8) merayakan hari jadinya yang ke-53 secara meriah. Puncak HUT yang diawali dengan upacara bendera dan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon oleh Kepala SMPN 1 Singaraja I Ketut Bawa, M.Pd., didampingi ketua komite Kadek Kariana.
Ketua Panitia Putu Suyasa, S.Pd., mengatakan serangkaian kegiatanpun digelar yang di mulai tanggal 5 Agustus yaitu bakti sosial ke kelurahan Banjar Bali yang merupakan wilayah sekitar sekolah, dilanjutkan (6/8) dengan jalan santai, pertandingan persahabatan tenis lapangan (7/8), dan puncaknya pada 8 Agustus. Serangkaian lomba juga ikut memeriahkan pelaksanaan ulang tahun ini diantaranya lomba membuat spanduk, menggambar, membaca puisi dan menyanyikan Mars dan Hymne SMPN 1 Singaraja.
Tampak hadir dalam rangkaian kegiatan HUT ke-53 ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd., dan juga Sekretaris Ketut Witrini, M.Pd., selain itu juga dihadiri oleh dewan pendidikan, ketua komite, alumni, lurah, pengawas dan seluruh warga SMPN 1 Singaraja. Dalam sambutannya Kadis Gede Suyasa mengatakan yang terpenting dalam pembelajaran adalah prosesnya, karena melalui proses yang benar akan dihasilkan kualitas lulusan yang berkualitas.
Dalam sambutannya pada puncak HUT ke-53 (8/8) Kepala SMPN 1 Singaraja I Ketut Bawa, M.Pd. mengatakan, “untuk menjadi orang yang layak dicintai, layak dibanggakan, maka harus dimulai dari pikiran, perkataan dan perbuatan serta perlu pengorbanan”. Lebih jauh Ketut Bawa mengatakan, tidak akan pernah ada hasil yang berbeda jika dikerjakan dengan cara yang sama dan tunjukkan “we are  the champions and we are the best”. Prestasi, medali, piala, dan seluruh kebanggaan yang telah kita peroleh belumlah lengkap rasanya tanpa diikuti oleh karakter bangsa kita yang adiluhung, sopan santun, ramah, ulet dan toleransi yang kuat.
Pada kesempatan yang berbahagia dan teramat spesial ini Ketut Bawa juga mengingatkan kepada seluruh warga sekolah, ‘hampir semua sekolah sekarang adalah kompetitor yang hebat, maka oleh karena itu kita harus melipatgandakan usaha dan kerja keras, jika sekolah ini ingin tetap eksis dalam jalur prestasi’, karena dengan demikian maka SMPN 1 Singaraja tidak saja menjadi tempat para siswa yang cerdas, namun akan selalu dikenang sebagai tempat dimana pikiran dan hati ditempa, ungkap Bawa serius.
Dalam usianya yang sudah 53 tahun segudang prestasi telah ditorehkan oleh siswa siswi terbaiknya, begitu pula guru yang penuh prestasi dan dedikasi, tak terlepas pula Kepala Sekolah berprestasi.
Prestasi siswa yang ditorehkan diantaranya oleh Bayu Pentium dalam Mathematic games dan OSN, Nym Ratih P dalam Olimpiade Kimia, Kadek R Pertiwi dibidang Karate, Eva Liliana van Leenen  di bidang olah raga renang, Eka Surya dibidang Olimpiade Matematika tidak hanya siswa yang berprestasi namun gurunya atas nama Drs. I Gst Agung Oka Yadnya, sebagai juara 1 guru berprestasi tingkat Nasional dan yang terakhir adalah I Ketut Bawa, M.Pd., yang tiada lain adalah sang kepala sekolah di tahun 2011 ini sebagai juara 1 tingkat provinsi Bali, dan mewakili Bali ke tingkat nasional di Jakarta pada tanggal 12 sampai 18 Agustus 2011, inilah kado terindah yang diberikan oleh warga SMPN 1 Singaraja.
      Mengakhiri serangkaian kegiatan HUT ke 53 kali ini juga dimeriahkan oleh acara spontanitas dan lantunan apik pemenang Mars Spensa, selain itu pula juga dihiasi oleh acara hiburan dengan penampilan band, lawak, drama, musikalisasi, pembacaan juara puisi dan tak kalah meriahnya dengan penampilan spontanitas dari guru-guru.(sar/red)