Laman

Rabu, 17 Agustus 2011

HUT ke 51 SMK NEGERI 2 SINGARAJA diRAYAKAN SECARA SEDERHANA TOREHKAN PRESTASI, CANANGKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008

         Puncak HUT ke 51 SMKN 2 Singaraja (1/8) dirayakan secara sederhana namun penuh makna. Puncak HUT yang diawali dengan upacara bendera yang dihadiri oleh seluruh pimpinan, guru, ketua komite, dan seluruh siswa ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah Drs. I Made Darwis Wibawa, MM., dan diserahkan kepada salah seorang guru yaitu Dra. Ni Komang Surtini, yang kebetulan pada bulan Agustus ini memasuki masa pensiun. Selain apel bendera dan pemotongan tumpeng puncak HUT juga dilakukan MOU dengan Tabloid pendidikan Indonesia dalam penulisan jurnalistik dan pencitraan publik.
Ketua Panitia Dra. Fatwindarni yang juga merupakan Waka Humas mengatakan, serangkaian HUT digelar berbagai kegiatan yaitu dimulai dengan jalan santai di pagi hari tanggal 29 Juli 2011 dan dilanjutkan dengan donor darah. Pada tanggal 30 Juli diadakan lomba band dan karaoke antar kelas, sedangkan pada tanggal 1 Agustus adalah puncak acara HUT.         
Kepala SMKN 2 Singaraja, Drs. Made Darwis Wibawa, MM., mengatakan HUT tahun ini merupakan “mementum bagi sekolah dalam pencanangan sistem manajemen mutu” ISO 9001:2008, karena dengan sistem manajemen mutu maka kebutuhan industri kerja dapat diselaraskan dengan siswa yang akan lulus dari SMK dan siap memasuki dunia industri, karena didalam dunia industri dibutuhkan penerapan manajemen yang berkelanjutan untuk menambah hasil produktifitas yang baik, ungkap Darwis penuh semangat.
                SMKN 2 Singaraja walaupun terletak dipinggiran kota Singaraja namun prestasi anak-anak kami sudah dapat membanggakan sekolah dan mengharumkan Kabupaten Buleleng ke tingkat Nasional ungkap Waka Kesiswaan Ida Bagus Widana, S.Pd. Berbagai prestasi yang ditoreskan oleh siswa-siswinya diantaranya: dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi Bali 18 sampai 20 November 2010 lalu mampu mengharumkan nama sekolah sebagai juara 1 tata kecantikan dan sekaligus  menghantarkannya mewakili Bali ke Jakarta.
Sebagai Juara 1 Tata Kecantikan Kulit adalah Kadek Wiwik Antariani, dara manis asal Padang Bulia Sukasada ini mengatakan “sangat bangga atas prestasi yang diraihnya, dan berharap terus dapat berprestasi lagi”. Anak ke 2 dari 3 bersaudara pasangan Ketut Parta dan Luh Yasmi ini juga mengatakan kiat suksesnya adalah dengan berlatih secara teratur dan motivasi dari sekolah ungkap anak asuhan dari guru pembimbing Anak Agung Oka Santi Suardini, S.Pd.
Prestasi lainnya ditorehkan oleh Agus Very Frengky, yang melenggang ke tingkat Nasional. Mantan Ketua Osis dan Juara Umum Sekolah ini terbang ke Bandung sebagai Duta Bali ini memang punya seabrek prestasi. Sebut saja prestasinya yang paling membanggakan sekolah dan orang tuanya adalah Juara 1 LKS Bela Negara Tingkat Provinsi dan Juara Harapan II Tingkat Nasional. Frengky begitu temannya memanggil, menerapkan manajemen waktu yang cukup ketat untuk membagi waktu belajarnya. Putra pasangan dari Gede Redipta dan Ketut Semadi ini mempunyai cita-cita  sebagai guru. Ditanya kiatnya untuk berprestasi Frengky mengatakan “dengan belajar dan terus belajar” untuk harapan ke depan yang lebih baik, selain itu motivasi dari orang tua dan guru membuatnya penuh semangat dan percaya diri, kata pemuda kelahiran Tegallinggah Buleleng.
Tidak hanya siswa-siswinya yang berprestasi, Luh Suardani, S.Pd., guru yang juga Ketua Program Akomodasi Perhotelan (AP) tidak mau tinggal diam. Ibu dari Gusti Ayu Virgin Setiarini ini pernah mewakili Buleleng dan Bali terbang ke Austria tepatnya di Bad Hofgastein dalam rangka Pendidikan Master Teacher F&B (Food and Beverage) untuk memantapkan pembelajaran dan praktek perhotelan. Suardani yang ramah senyum ini mengatakan menjadi Kaprog AP sejak Januari 2010 dan juga masih mendapat tugas tambahan sebagai bendahara komite sejak tahun 2007.
Sederet prestasi ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun diperoleh dengan kerja keras dan dukungan semua pihak. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komite Agung Adnyana Hartawan, yang ditemui TPI disela-sela lomba band antar kelas. Agung Adnyana mengatakan selalu memberikan dukungan dan motivasi kepada sekolah dan guru untuk bisa berprestasi.
         Lebih jauh Agung Adnyana mengharapkan peran serta seluruh komponen sekolah untuk bekerja sama dan menyatukan visi terutama guru, untuk menyiapkan betul tentang materi pembelajarannya, karena sebagai sekolah yang mempunyai basis pariwisata agar mengedepankan lulusan yang siap pakai, oleh karena itu kemampuan berkomunikasi bahasa asing adalah suatu hal yang tidak bisa ditawar-tawar. (sar/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar